Karena Aku Seorang Wanita…
11 Nov 2008 3 Komentar
Suatu ketika saya membaca sebuah tulisan dari sebuah majalah atau buku islam (saya lupa..) yang menulis tentang pengalaman seorang suami (dia seorang aktifis dakwah) mengenai istrinya yang isinya kurang lebih begini,
“Wanita itu makhluk yang kompleks, termasuk istri saya. ketika saya membacakan ijag-qabul, dia menangis. Ketika dia mengetahui dirinya tengah mengandung, dia menangis. Ketika ia melihat-untuk pertama kali-bayi yang telah ia lahirkan dengan mempertaruhkan nyawanya, ia menangis. Namun ketika anaknya sedang sakit, dia terlihat tegar dan tak beranjak dari sisi sang anak, Namun setelah mengetahui sang anak telah sembuh, barulah ia menangis. Subhanallah! Betapa konpleksnya Allah menciptakan makhluk satu ini, sayapun sampai saat ini masih berusaha untuk memahami mereka, memahami setiap air mata yang ia tumpahkan..”
Setelah membacanya saya sejenak berfikir, apa iya wanita itu sedemikian rumit untuk dimengerti? atau lebih tepatnya ‘kami’ ini sulit untuk dipahami oleh para kaum adam? Saya rasa selama ini saya hanya menjalani segala sesuatu tergantung apa kehendak hati kecil saya, walau terkadang saya berbohong juga sih, saya sering terlihat selalu ceria, padahal itu bertolak belakang dengan apa yang dirasakan hati saya. Itukah salah satu hal yang tidak dimengerti laki-laki? Padahal maksud saya hanyalah agar orang lain yang melihat saya tak merasa khawatir, biar saya sendiri yang merasakan. Simpel.
Itulah yang mendasari saya membuat tulisan ini, tulisan yang diambila dari apa yang pernah saya baca di mading SMA saya dulu, agar para kaum adam sedikit mengetahui, apa sih arti air mata seorang wanita, dan untuk kaum hawa agar selalu bersyukur, saat Allah menentukan gender wanita pada kita, saat itu juga banyak beban terpanggul di pundak kita! Namun bila itu semua bisa kita terima, kita lewati, dan kita kerjakan dengan sepenuh hati, ikhlas, maka cinta Allah menanti kita! Semangat wahai ukhti! Tidakkah kita ingin melihat wajah cemburu para bidadari yang ditujukan pada kita??
Nah…, mari kita mulai…(duh, prolognya kepanjangan…afwan..)
Pada suatu waktu, seorang anak laki-laki mendapati ibunya sedang menangis, ia lalu bertanya,
“Ibu, mengapa ibu menangis?”
Ibunya menjawab, “sebab aku wanita..”
“Aku tak mengerti..”, kata anak itu lagi
“Kau memang takkan pernah mengerti, sayangku…”, kata ibunya lagi seraya memeluknya
Tak puas dengan jawaban ibunya, anak laki-laki yang penasaran tersebut bertanya pada ayahnya,
“Yah, mengapa ibu menangis?”
“Ah, semua wanita memang suka menangis tanpa alasan..”, jawab ayahnya
“Aku tetap tak mengerti..” kata anak itu
Namun anak laki-laki tersebut masih penasaran. Sampai suatu ketika, ia telah beranjak dewasa, dan menjadi remaja yang taat, lalu ia bermimpi. Dalam mimpinya ia mendengar suara yang amat sangat agung. Suara tanpa wujud tersebut berkata,
“Ketika kuciptakan wanita, kuciptakan ia teramat istimewa. Kuciptakan ia dari tulang rusuk lelaki, yang letaknya dekat dengan lengan untuk kau peluk dan dekat dengan hati untuk kau cintai,
Ketika kuciptakan wanita, kuciptakan bahunya agar sanggup memikul seluruh beban yang ada di dunia, namun harus cukup lembut dan nyaman bagi bayi-bayi yang terkantuk-kantuk,
Ketika kuciptakan wanita, aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya,
Ketika kuciptakan wanita, aku memberinya keteguhan hati yang membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh,
Ketika kuciptakan wanita, aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya,
Ketika kuciptakan wanita, aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu,
Ketika kuciptakan wanita, kuciptakan kekuatan yang tiada batasnya, sehingga kekuatan itulah yang membantu suaminya mengarungi segala aral kehidupan, dan menjadi dukungan dan tumpuan bagi suaminya dalam kegagalan,
Ketika kuciptakan wanita, kuciptakan ia dengan kesabaran yang tiada batasnya, yang dengan kesabarannya ini ia bisa merawat anaknya tanpa mengeluh,
Ketika kuciptakan wanita, kuciptakan rahimnya dengan sangat kuat, rahim yang takkan melar walau daripadanya lahir berapapun jumlah bayi, rahim ini jugalah tanda cintanya, tanda hubungan langsung wanita dengan-Ku,
Ketika kuciptakan wanita, kuciptakan hatinya seluas jadag raya, sehingga ia bebas mencintai siapapun yang ia mau,
Ketika kuciptakan wanita, kuciptakan kasih sayangnya yang tiada tara, sehingga ia bisa membaginya dengan seluruh penduduk bumi,
Dan ada satu yang sangat khusus kuciptakan untuk wanita, yaitu air matanya sumber air yang takkan pernah kering, sesuatu yang tampaknya menjadi kelemahannya, namun sesungguhnya adalah kekuatan baginya. Air mata untuk diteteskan, ini adalah miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan. Dengan air matanya, ia dapat mengobati luka hatinya. Dengan air matanya, ia dapat mencurahkan semua isi hatinya. Dengan air matanya ia dapat kembali menjadi kuat dan segera memaafkan segala kesalahan, untuk kemudian kembali mencintai. Kau tahu, kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya. Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya, tempat dimana cinta itu ada.”
Lalu anak laki-laki yang telah beranjak dewasa itu tersadar, itulah jawaban yang selama ini ia cari. Ia yakin bahwa suara tanpa wujud tadi adalah dari Allah. Maka sejak saat itu, ia semakin rajin beribadah, dan semakin menyayangi ibunya. dan dalam hatinya iapun bertekad untuk takkan pernah menyakiti wanita, siapapun itu.
Nah…, bagaimana kisah diatas? Maaf apabila terdapat beberapa kesalahan, maklum agak lupa-lupa inget… Semoga bisa menjadi sedikit pencerahan… Nah… Selanjutnya, tunggu tulisan saya berikutnya.. Insya Allah bermanfaat….

Apr 10, 2009 @ 11:49:03
Tulisan yang menarik tentang sisi seorang wanita.
Banyak yang menyangka wanita itu adalah sosok lemah padahal dibalik kelemahannya ada juga sosok kuat yang tidak dimiliki laki-laki.
Ditunggu tulisan2 lain yang lebih jos.
salam
Apr 24, 2009 @ 00:49:07
Entry yg bagus. Betapa Allh Swt menciptakan makhluknya lengkap dengan perangkatnya. Ketika kita ingin tidur diberi perangkat menguap dan mengantuk. Ketika kita ingin rekaman di toilet diberi warning perut mules. Subhanallah.
Ibu, hebatnya tak tergantikan. Bagi saya, ibu adalah pahlawan dan pemberi kekuatan dan semangat.
Sukses nduk
Okt 13, 2010 @ 00:57:20
Up date lagi atuh ceu…!